Benalu Kopi adalah anugerah Tuhan untuk kesehatan manusia. Tumbuhan BENALU sudah digunakan untuk kesehatan sejak ribuan tahun lalu. Saya hanya melakukan pengembangan sehingga mutu dan keaslian Benalu Kopi Sidikalang "BekopS" tetap terjamin untuk kesehatan. BekopS yang kami sediakan adalah layanan bersifat sosial, "TIDAK SEMATA-MATA BISNIS!" Inilah yg membedakan kami dengan pebisnis lain. Mutu BekopS yg anda terima bermutu sama dengan yg biasa saya konsumsi.

Selasa, 23 Desember 2008

Pengembangan Mutu

Kami melakukan pengembangan mutu terus menerus. Benalu kopi yg kami sediakan mulai bulan Januari 2009 adalah dengan irisan halus. Kami sudah memiliki unit produksi ini. Hasilnya adalah daya larut yang lebih cepat.
Keaslian sumber benalu kopi kami jamin. Kami sekarang sudah memiliki manajemen yang mengawasi keaslian, kebersihan sehingga layak untuk kesehatan, dan hasil yang layak sehingga mudah digunakan. Harganya kami usahakan tetap dapat dijangkau.
Jangan heran jika benalu kopi yang akan anda terima sudah cukup praktis digunakan.
Benalu kopi yang biasa juga tetap kami sediakan.
Untuk yang kurang mampu atau lemah ekonomi maka tetap kami subsidi. Benalu kopi tidak semata-mata bisnis. Walaupun demikian mutu tetap sama.

Senin, 08 Desember 2008

Pengalaman Memakai Benalu Kopi

Berikut adalah pengalaman para pengguna benalu kopi dari kami:
- (Andri, Medan) Ayah saya penderita kanker ganas stadium lanjut sehingga sulit tidur dan mengerang kesakitan/kepanasan. Kami pun tidak berharap sembuh, tp Setelah menggunakan benalu kopi maka beliau dapat nyenyak tidur dan tidak kepanasan lagi. Walaupun akhirnya beliau wafat, tetapi kami memang terlambat memberikan benalu kopi.
- (Bayu, JATIM), Ibu teman saya merasa mendingan setelah meminum benalu kopi.
- (Mr.X, Sumut), Aktivitas sex saya normal kembali setelah rutin meminum benalu kopi, padahal harganya tidak seberapa. Malahan jauh lebih mahal beli rokok dibanding benalu kopi.
- ..... Banyak lagi manfaat yg telah disampaikan kepada kami. Mohon maaf tidak semua dapat dimuat.
Walaupun demikian banyak penelitian dan pengalaman tentang benalu kopi tetapi kami tidak pernah menyebut benalu kopi sebagai obat. Biarlah berkah Tuhan Yang Maha Kuasa melalui tanaman tsb dapat kita manfaatkan. Diminum sebagai pengganti teh biasa juga rasanya cukup nikmat.
Semoga kami dapat melayani semua permintaan sehingga tidak ada yang terlambat mendapat pertolongan.

Sabtu, 09 Agustus 2008

Lebih Baik Mencegah Daripada Mengobati

Slogan ini mungkin sudah dilupakan tetapi ini benar. 
Setiap hari kita memakan banyak zat-zat dalam makanan yang tidak dibutuhkan, tak bisa dicerna atau tak diserap tubuh. Zat tsb jika tidak bisa dibuang maka akan memicu/menimbulkan reaksi sel berlebihan dalam tubuh manusia. Atau jika tidak terserap ke dalam tubuh maka selama proses pembuangan dalam pencernaan bawah akan menimbulkan reaksi berlebihan juga pada sel-sel usus besar hingga pengeluaran melalui anus. 
Reaksi sel berlebihan ini akan memicu bertumbuhnya sel-sel kanker dalam tubuh manusia.
Zat-zat dalam benalu kopi sejak beberapa abad lalu telah dipergunakan ahli pengobatan tradisional di Jerman (Wikipedia Indonesia). Prinsip bahan obat menurut pengobatan tradisional Tiongkok adalah bahan alam yang tumbuh di tempat aneh, tidak biasa, dan tempat tumbuh yang sulit untuk tumbuhan lain.
Benalu kopi yang kami produksi diproses seperti pengolahan teh hijau karena tidak terkena cahaya matahari. Pengeringan kami lakukan terkontrol dengan kisaran suhu yang tidak merusak kandungannya. Setiap benalu kopi yang kami kirim telah melewati pengawasan mutu yang ketat, dan sebagian diantaranya kami konsumsi langsung. 
Sampai sekarang saya dan keluarga tetap mengonsumsi rutin benalu kopi. Benalu kopi yang kami konsumsi tsb adalah sama dengan benalu kopi yang kami kirim kepada konsumen.
Sebagai bahan referensi silahkan dibaca info berikut ini dari Suara Karya Online Sabtu, 16 Juni 2007

CEGAH KANKER: Nutrasetikal, Sudah Saatnya Dilirik agar Tetap Sehat

Hippocrates, seorang yang dikenal sebagai bapak ilmu kedokteran modern, sudah ratusan tahun menganjurkan pelaksanaan kata-kata let food be your medicine. Intinya, jadikanlah makanan yang dikonsumsi sebagai penawar atau obat bagi tubuh kita sendiri.
Memang susah karena makanan yang masuk kategori let food be your medicine seringkali kalah lezat dibandingkan dengan tawaran aneka ragam menu makanan yang ditawarkan dalam kehidupan sehari-hari. Bandingkan misalnya menu rendang daging ala nasi kapau. Atau sop konro Makassar. Pasti sangat lezat meski orang tahu, makanan tersebut mengandung kadar kolesterol yang tinggi. Padahal kolesterol adalah sumber penyebab berbagai macam penyakit yang diderita manusia modern. 
Stephen De Felice pada 1989 memperkenalkan konsep nutrasetikal. Menurut Ketua Foundation for Innovation in Medicine tersebut, nutrasetikal diartikan sebagai bahan pangan atau bagian dari pangan yang memberikan manfaat medis. Bahan tersebut juga termasuk dapat mencegah atau mengobati penyakit. Intinya merupakan kombinasi dari fungsi nutrisi dan pharmaceutical. 
Jenis makanan seperti itu pula yang saat ini mulai diperkenalkan para pakar kesehatan sebagai cara pengobatan komplementer. Disebut komplementer dan bukan alternatif, karena prinsip utama pengobatan dengan cara kedokteran modern tetap berlangsung. Sedangkan penyembuhan alternatif dianggap sebagai meniadakan cara lain selain pengobatan alternatif itu sendiri. 
Ahli bedah kanker Dr Paulus W Halim termasuk pakar kesehatan yang menolak penggunaan istilah pengobatan alternatif. Menurut dia alternatif seperti meniadakan cara pengobatan lain. Karena itu lebih tepat dipakai istilah pengobatan komplementer atau pelengkap. Ia menyatakan makanan nutrasetikal merupakan cara komplementer. 
Dalam paparannya saat tampil sebagai pembicara dalam acara seminar herbal sebagai terapi komplementer di Jakarta baru-baru ini, Dr Paulus mengingatkan tentang keterbatasan daya tahan tubuh manusia yang kian menurun seiring dengan bertambahnya manusia. Seminar yang diselenggarakan Tabloid Gaya Hidup Sehat tersebut juga menghadirkan pembicara lain antara Ketua Dewan Pembina Medik RS Siloam Dr Henk Kartadinata SpB serta peneliti bidang kesehatan dari Jepang Dr Kanji Sakamoto MD PhD. 
Dr Paulus mengatakan dalam tubuh manusia terdapat sel-sel yang karena penurunan daya tahan tubuh manusia karena faktor bertambahnya usia, bisa berubah menjadi ganas. Salah satu cara perang melawan kanker adalah jangan memberi kanker makanan yang disukai. Penurunan daya tahan tubuh tersebut telah berakibat pertumbuhan sel menjadi sulit dikendalikan, demikian menurut Dr Paulus. Hal yang juga harus diperhatikan dalam penanganan kanker adalah masalah bioekosistem. Konsep bioekosistem diyakini sebagai sebuah penangangan terintegrasi yang meliputi body, mind dan spirit. Lingkungan hidup kanker pun juga meliputi kesatuan terintegrasi tersebut. 
Pada praktiknya banyak terapi komplementer yang ditawarkan bagi penderita kanker, katanya. Tawaran tersebut termasuk pemberian obat-obatan herbal. Dalam kaitan tersebut, kata dia, di dalam penatalaksanaan kanker juga menyangkut pemberian nutrisi. Pasalnya para penderita kanker sesungguhnya mengalami gangguan nutrisi (pencernaan). Sedangkan dari sisi psikis perlu pula mendapat perhatian. Pengidap penyakit kanker umumnya seperti ingin mati segera dan merasa pula tak ada dukungan dari lingkungan. 
Kelompok Nutrasetikal
Nah dalam konteks tersebutlah nutrasetikal berperan penting bagi para penderita kanker. Kelompok nutrasetikal mencakup tiga hal. Dr Paulus memaparkan ketiganya adalah herbal yang bisa bersifat nutrisi (fitonutrient) serta obat (berupa simplisia atau bahan alami yang telah dikeringkan). Selanjutnya termasuk dalam kelompok tersebut adalah suplemen (vitamin dan mineral). Terakhir adalah minuman yang bersifat nutrasetikal itu sendiri seperti air jahe, kunyit asam, beras kencur, air kacang hijau, susu kedelai, agar-agar serta gula aren. 
Karena kedudukan kelompok nutrasetikal penting bagi para penderita kanker, maka sebaliknya ada pula beberapa kelompok makanan terlarang dalam perang melawan kanker. Seperti terungkap di atas, perang melawan kanker harus diawali dengan cara tidak memberikan makanan yang disukai oleh kanker. 
Menurut Dr Paulus sel kanker amat senang dengan lingkungan yang bersifat asam. Dia mencontohkan daging yang juga bersifat asam. Di dalam sekerat daging disamping bersifat asam juga mengandung residu, antibiotik, hormon pertumbuhan dan parasit. Oleh sebab itu kepada para penderita kanker, Dr Paulus menyarankan agar kembali melaksanakan ke diet vegetarian. 
Hal lain yang perlu dihindari oleh para penderita kanker, kata Paulus adalah susu sapi segar dan olahannya. Di dalam penjelasannya, Dr Paulus mengungkapkan susu sapi menstimulus tubuh manusia untuk memproduksi mucous terutama di saluran gastrointestinal. Mucous adalah sejenis lendir yang diproduksi tubuh dalam usus atau lambung. Menurut Dr Paulus sel kanker mendapatkan sumber makanan dari mucous tersebut. Itulah sebabnya pengidap kanker disarankan agar menghindari susu sapi segar dan olahannya. Sebagai pengganti dianjurkan untuk mengkonsumsi susu kedelai tanpa pemanis buatan. Gula dan pemanis buatan (aspartame) termasuk kelompok makanan yang juga mesti dijauhkan dari penderita kanker. 
Haram pula konsumi makanan dengan kadar lemak tinggi. Catatan Dr Paulus terhadap jenis makanan tersebut adalah karena asam empedu bila terikat dengan tinja sangat bersifat toksin sehingga dapat memicu sel kanker. Bahkan orang yang tak menderita kanker pun tetap dianjurkan agar tetap memelihara kadar keasaman atau Ph asam dalam kondisi normal antara 7,35 hingga 7,45. 
Pertanyaannya yang muncul barangkali adalah nutrisi apa yang paling pas bagi penderita kanker. Nutrisi paling baik memang yang fito enzim-nya belum mengalami kerusakan. Karenanya makanan yang dimasak atau dipanaskan dengan suhu tinggi memang perlu dihindari. Artinya paling baik adalah makanan mentah yang disimpan antara 2-3 hari atau setengah matang. Fito enzim akan rusak pada suhi 40 derajat celcius. 
Bagi penderita kanker jenis nutrasetikal atau makanan herbal misalnya adalah 80 persen berupa sayur-sayuran segar dan jus. Lalu biji-bijian, sereal dan buah-buahan. Jus sayuran segar mengandung fito enzim yang mudah diserap dan masuk ke dalam sel dalam waktu 15 menit. Sebanyak 20 persen sisanya makanan yang dimasak, termasuk kacang-kacangan, kata Dr Paulus. 
Kaya Herbal
Lebih jauh Dr Paulus mengatakan untuk mendapatkan nutrasetikal atau herbal, masyarkaat Indonesia tak akan mengalami kesulitan. Sebab Indonesia adalah negara kedua di dunia setelah Brazil dengan kekayaan hayati yang melimpah ruah. 
Menurutnya dari 40.000 jenis flora di dunia, 30 ribu di antaranya tumbuh subur di Indonesia. Lalu 26 persen dari jumlah tersebut di antaranya telah dibudidayakan di Indonesia. Di samping itu masih banyak nutrasetikal atau bahan nutrisi herbal yang masih tumbuh liar di belantara Indonesia. Jumlahnya mencapai 74 persen. Tidak hanya itu 940 jenis tanaman berkhasiat dalam pengobatan telah dibudidayakan. 
Keanekaragaman hayati tersebut dinilai Dr Paulus bisa menjadi sumber simplisia yaitu bahan alami yag telah dikeringkan dan belum mengalami pengolahan apapun dan digunakan sebagai obat karena mempunyai khasiat penyembuhan. Jenis simplisia tersebut dapat berasal dari nabati atau simplisia yang memanfaatkan tanaman utuh atau bagian tertentu dari tanaman seperti akar (radix), rimpang (rhizome), umbi ( bulbus), daun (folium), bunga (fios), biji (semen), buah (fruktus), kulit buah (perikarpium), batang (lignum), kulit batang (korteks) atau eksudat tanaman (getah/lendir). 
Simplisia tersebut bisa berasal dari hewani yang berupa bagian utuh hewan atau zat-zat berguna yang dihasilkan oleh hewan dan belum berupa zat kimia murni. Dan yang terakhir adalah simplisia berupa mineral (pelican) berupa bahan mineral yang belum diolah atau telah diolah dengan cara sederhana dan belum mengalami kontaminasi zat kimia. 
Dr Paulus menyebut beberapa tanaman obat di Indonesia yang bisa digunakan untuk mengatasi kanker. Di antara tanaman tersebut di antaranya benalu the, benalu kapuk randu, buah merah, buah makassar dan juga benalu kopi. Sedangkan dari kelompok daun-daunan terdapat daun dewa, daun ceremai, keladi tikus, kunyit putih dan juga kunir putih. Meski berbagai tanaman tersebut bermanfaat sebagai herbal, Dr Paulus tetap mengingatkan agar pemakaiannya tetap harus alami. Disamping itu bahan tersebut juga harus mempertahankan sifat genetik atau bukan hasil rekayasa genetik. Khasiat tersebut akan hilang jika telah mengalami irradiasi bahan genetika yang telah diubah dengan cara-cara tidak alami dari sifat tanaman tersebut. Kalau dibudidayakan harus menggunakan prinsip-prinsip pertanian organik seutuhnya yang bebas logam berat, bebas pestisida serta bebas herbasida, tuturnya. 
Dr Paulus menyayangkan karena akhir-akhir ini beredar tawaran produk herbal secara tidak bertanggung jawab. Sebab ada pula herbal yang sebenarnya 45 persen prosesnya sudah bersifat kimiawi tetapi dikampanyekan sebagai herbal alami. 
Salah satu negara yang aktif mengembangkan herbal alami adalah Jepang. Negara matahari tersebut tersebut misalnya mulai mengkampanyekan hidup sehat dengan jamur reishi. Peneliti bidang kesehatan dari Jepang Dr Kanji Sakamoto MD PhD mengatakan reishi merupakan bahan alami yang bisa digunakan untuk mengobati dan mencegah. Jamur reishi terutama yang berwarna merah sudah ratusan digunakan oleh anggota kekaisaran Tiongkok. 
Ilmuwan Jepang juga telah meneliti aktivitas anti tumor Jamur reishi. Jamur tersebut salah satunya sebagai anti tumor yang cara kerjanya adalah dengan meningkatkan sistem kekebalam dalam tubuh. Selama penelitian ditemukan tikus yang mengkonsumsi reishi tekanan darahnya turun. Karena itu jamur tersebut juga diyakini berguna dalam mengelola tekanan darah. (Mangku)

PENGALAMAN DENGAN BENALU KOPI

Nama: Torang Tambunan, HP No. 0813 6248 9623; Umur 60 tahun, Pekerjaan Supir; Alamat Dusun Jumasianak, Desa Hutarakyat, Kec. Sidikalang, Kab. Dairi; menceritakan sbb:
Saya telah menggunakan benalu kopi selama 25 tahun ini. Manfaat yang saya rasakan adalah buah pinggang saya kuat sampai sekarang. Saya tetap ada persediaan benalu kopi yang kering di rumah.
Jika saya merasa pinggang saya pegal-pegal maka saya akan menyeduh benalu kopi tsb dan meminumnya 2 kali/hari.
Sampai sekarang keluarga saya telah manfaat yang nyata dari tumbuhan benalu kopi tsb.

Sabtu, 23 Februari 2008


Memang ada dan mungkin banyak yang sudah dan akan menawarkan BENALU KOPI. Kami hanya menyatakan bahwa mutu benalu kopi ditentukan oleh prosesingnya. Pengolahan yang salah malahan akan berbahaya untuk kesehatan. Kami menawarkan benalu kopi yang asli dengan prosesing yang baik tanpa merusak kandungan bahan-bahan di dalamnya yang dibutuhkan untuk kesehatan. Kami jamin bahwa benalu kopi dari kami dari pertanian ORGANIK tanpa bahan kimia. Diolah dengan proses ilmiah.
Benalu Kopi yang kami sediakan adalah dari Kab. Dairi yang sejak dulu sudah terkenal dengan KOPI SIDIKALANG. Kami bekerja sama dengan petani yang terpercaya dan kami supervisi terus menerus sehingga BENALU KOPI yang anda terima adalah yang terjamin asli dan diolah secara ilmiah. Kami bersedia membantu jika yang membutuhkan memang ekonomi lemah. Bahkan gratis jika perlu. Karena memang saya tidak mengharapkan benalu kopi semata-mata demi bisnis. Mohon jangan mem-plagiat foto yang kami lampirkan.

Mohon maaf jika pesanan agak lambat terkirimkan. Kami usahakan pesanan anda dapat segera anda terima.

Salam kami dari Sidikalang, Kab. Dairi

John M. Sianturi.

Sabtu, 27 Oktober 2007

Manfaat Benalu

Sekarang sudah ada pendaftaran Hak Paten di USA untuk digunakan pada HIV AIDS.
Juga sudah ada hasil riset untuk digunakan pada rheumatiscm (asam urat).

Apakah ada EFEK SAMPING?

Sampai sekarang belum ada efek samping yang dilaporkan jika diminum normal dan tidak berlebihan.
Jika ada efek samping maka kami mohon segera dikirimkan kepada kami pada blog ini atau via SMS ke HP kami 0813 6230 1475.
Salam sejahtera.

BAGAIMANA MENYEDUH BENALU KOPI yang Ideal

Banyak orang yang kehilangan manfaat Benalu karena salah menyiapkannya.
Perlu diketahui bahwa bahan-bahan alami mudah rusak karena pemanasan yang berlebihan.
Berikut kami berikan TIPS PRAKTIS:
  1. Ambil benalu kira-kira 20 gram (1 genggam) masukkan dalam mangkok stainless steel atau porselen.
  2. Didihkan air panas kira-kira 2 gelas dan tuang kedalam mangkok diatas.
  3. Buang airnya sekali sehingga jamur yang terikut pada benalu terbuang.
  4. Tambahkan air mendidih 2 gelas penuh.
  5. Tunggu 5 menit dan setelah itu tuang airnya saja ke dalam gelas lain. Siap untuk diminum.
  6. Sisakan air sedikit saja dalam mangkok agar benalu tetap lembab.
  7. Tambahkan kembali air mendidih jika hendak menggunakan kembali.
  8. Benalu untuk seduhan seperti ini bisa untuk 2 hari (4 kali seduhan).

Selamat memelihara kesehatan. Salam Sejahtera.

Minggu, 21 Oktober 2007

RISET Tentang BENALU (ringkasan)

Isolasi flavonoid dari benalu (Loranthus Ferrugineus Roxb.) yang tumbuh pada jeruk dan kopi
MARKOS,1993; JF FMIPA UNAND
Pembimbing : Drs. Rusjdi Djamai, Apt.; Dra. Junuarti Jubahar, Apt.
Telah dilakukan isolasi flavonoid dari daun Loranthus ferrugineus Roxb., yang merupakan parasit pada tanaman kopi dan jeruk. Flavonoid utama memberikan satu noda pada kromatografi kertas dan pengerjaan lebih lanjut dengan kolom kromatografi menghasilkan serbuk berbentuk amorf, berwarna kuning dengan jarak lebur 176 - 178° C.
Spektrum ultravioelt memperlihatkan serapan maksimum pada panjang gelombang 256 nm dan 344 nm serta pergeseran batokromik dan pergeseran hipsokromik dengan penambahan pereaksi geser. Dari penetapan spektrum dan data lisika serta membandingkan dengan literatur disimpulkan bahwa flavonoid ini adalah kursitrin.

Pemeriksaan farmakognosi beberapa daun benalu Famili Loranthaceae
MUHAMAD ARFANI,1995; JF FMIPA UNAND
Pembimbing : Dra. Junuarti Jubahar; Prof. Drs. Rusjdi Djamai

Telah dilakukan pcmeriksaan farmakognosi daun benalu dari empat spesies famili Loranthaceae yang tumbuh pada inang yang berbeda. Pemeriksaan mikroskopik menunjukkan tiap spesies dapat dibedakan berdasarkan fragmen pengenal masing-masing yang banyak ditemukan yaitu trikhom dengan 3 tipe (tulang belakang, bintang, kerucut) pada spesies Loranthus ferrugineus, beberapa jenis sklereid pada spesies Dendrophthoe falcata, dan hanya epidermis pada spesies Macrosolen cochinchinensis hanya ditemukan adanya trikhom bentuk bintang dan beberapa sklereid tetapi dalam jumlah yang sangat sedikit.
Kadar abu yang tak larut dalam asam adalah : 1,37% dan 1,54% pada benalu belimbing dan zirzak (Dendropthoe falcata), 5,34% dan 5,52% pada benalu nangka dan mangga; 1,49% dan 1,42% pada benalu jeruk manis dan kopi (Loranthus ferrugineus), 1,03% pada benalu pohon paning-paniang (Helixanthera parasitica). Uji pendahuluan kimia sari non polar hasil sokletasi dengan reaksi warna dan KLT menunjukkan adanya senyawa golongan steroida dan terpenoida.

Uji efek ekstrak etanol daun benalu kopi (Loranthus ferrugineus Roxb.) terhadap kadar glukosa darah mencit putih
HELVA CHANDRA WITA,1997; JF FMIPA UNAND
Pembimbing : Drs. Asmaedy Samah, Apt.; Drs. Almahdy A.,MS.
Telah diteliti efek ekstrak etanol daun Loranthus ferrugineus Roxb. terhadap penurunan kadar glukosa darah mencit dengan uji toleransi glukosa. Terjadi penurunan kadar glukosa darah yang berarti terlihat pada menit ke-60, 90, 120 dan 180 setelah pemberian ekstrak dan glukosa 20%. Efek ekstrak etanol daun Loranthus ferrugineus Roxb. pada dosis 800 mg/kg bb. sebanding dengan efek klorpropamida dosis 32,5 mg/kg bb.

Isolasi flavonoid dari daun benalu Loranthus obovatus BL.
DESMERI,1997; JF FMIPA UNAND
Pembimbing : Prof. Drs. H. Rusjdi Djamal, Apt.; Drs. Asram Ahmad, Apt.
Tclah dilakukan isolasi flavonoid dari daun Loranthus obovatus BI., yang merupakan parasit pada tumbuhan "Kapulasan" (Nephelium mutabile). Flavonoid kasar memberikan satu noda utama pada kromalografi kertas. Pengerjaan lebih lanjut dcngan kromatografi kolom dihasilkan beberapa fraksi dengan Rf yang berbeda yaitu fraksi A, B1, B2, dan C. Fraksi B2 memberikan reaksi positif dengan tes sianidin dilakukan rekristalisasi dengan metanol-air sehingga dihasilkan serbuk berbentuk amorf, berwarna kuning dengan jarak lebar 179-182° C.
Spektrum ultraviolet dari senyawa tersebut memperlihatkan serapan maksimum pada panjang gelombang 208 nm dan 348 nm serta pergeseran batokromik dan pergeseran hipsokromik dengan penambahan pereaksi geser. Dari data spektrum, data fisika dan membandingkan dengan literatur disimpulkan bahwa flavonoid ini adalah kursitrin.

Berbedakah Benalu Teh atau Kopi?

Sembuhkan Kanker, Pakai Benalu Teh
BENALU identik dengan "penyakit". Itu karena tanaman yang tumbuh di berbagai macam tanaman inang, tergolong tanaman pencuri. Bila si inang subur, suburlah benalu tersebut. Terkadang, si induk merana. Sebaliknya benalu yang menumpang hidup, malah makmur karena menghisap zat makanan yang sudah jadi dari induknya. Mungkin karena itu benalu disebut tanaman parasit. Secara umum, zat yang terdapat dalam benalu lebih ditentukan oleh kandungan zat yang terdapat dalam tanaman inang. Benalu yang tumbuh pada tanaman jambu misalnya, bisa berbeda kandungan zat kimianya dengan benalu yang tumbuh pada pohon beringin. Masyarakat beranggapan, benalu yang tumbuh pada tanaman tertentu saja yang berkhasiat menyembuhkan suatu penyakit. Benalu tertentu seperti teh dan kopi banyak dicari orang karena memiliki khasiat menyembuhkan kanker. Secara umum, kedua tanaman inang yang ditumbuhi benalu ini memiliki kemiripan kandungan zat kimianya. Tanaman teh yang diambil daunnya, mengandung sekitar 1-4% kofein, 7-15% tannin, dan sedikit minyak atsiri. Sedangkan tanaman kopi yang diambil bijinya, terdapat 1-3% kofeina, 15% dekstrin, 11-14% protein, 1-2% asam kofeinat, adenin, ksantin serta alkali fosfat dan alkali karbonat. Hingga kini belum ada publikasi ilmiah yang menyatakan sejauh mana perbedaan kandungan zat kimia pada benalu teh dengan benalu kopi. Masih perlu bukti untuk menyatakan benalu teh dan benalu kopi bermanfaat untuk mengobati kanker. Itu karena kanker banyak jenisnya. Letak kanker berada, sedikit banyak ikut menentukan teknik dan sistem pengobatan yang harus dilakukan. Karena itu, penanganannya pun tidak sama. Obat tertentu dengan teknik pengobatan sedemikian rupa, mungkin ampuh untuk mengatasi kanker darah, tapi belum tentu manjur untuk kanker paru, misalnya. Cara Mengolah Yang perlu diperhatikan, bagaimana cara mengolah benalu agar sari zat yang berkhasiat terambil semua. Masyarakat umumnya mengolah tanaman itu dengan merebus. Dari tiga gelas air rebusan misalnya, tinggal satu gelas yang diambil sebagai sarinya. Pengambilan dengan cara demikian, disebut infusa. Infusa adalah sediaan cair yang dibuat dengan menyari simplisis nabati (tanaman obat) dengan air pada suhu 90 derajat Celcius selama 15 menit. Dalam membuat infusa, perlu diperhatikan kadar bahan yang diambil sarinya dan diperlukan setelah bahan itu dipanaskan. Komposisinya: 10 gram bahan disari dengan air 10 ml ditambah air sebanyak dua kali berat bahan atau 20 ml. Untuk mendapatkan hasil yang baik, pengambilan sari tanaman sebaiknya dilakukan dalam panci khusus (panci infus). Panci ini terdiri dari dua buah panci yang dipasang tersusun. Panci bagian bawah diisi air sebagai pemanas, panci kedua yang berisi air penyari dan bahan obat. Dengan cara seperti ini, bahan obat tidak akan rusak karena panasnya tidak terlalu tinggi atau terkontrol. Selain itu, kandungan zat kimia tidak akan bereaksi dengan tempat penyari. Cara lain, daun benalu yang baru dipetik dieramkan, dijemur, diiris-iris lalu dijemur. Ini karena ada tanaman tertentu yang kadar zat khasiatnya akan rusak bila salah perlakuan awalnya. Bila demikian, sekalipun benalu teh atau kopi memiliki kandungan zat penyembuhan kanker, tidak ada manfaatnya karena zat penting itu rusak sebelum digunakan. Untuk menghindari hal itu, lakukan pengolahan yang benar serta pakai alat dan bahan yang terjamin kebersihannya. Cucilah daun benalu sebelum direbus, agar jamur berbahaya yang mungkin ada tak ikut serta. * ny. ratna dewi, Alumni IPB Bogor

Tanaman Pelawan Kanker

Tanaman Pelawan Kanker
Silahkan lihat di
http://www.mail-archive.com/balita-anda@balita-anda.com/msg42719.html

Apa Kata Wikipedia tentang BENALU

Silahkan Lihat Wikipedia Indonesia tentang Benalu
Benalu (Loranthus, familia Euphorbiaceae) adalah sekelompok tumbuhan parasit obligat yang hidup dan tumbuh pada batang (dahan) pohon tumbuhan lain. Benalu dapat dijumpai dengan mudah pada pohon-pohon besar di daerah tropis. Tumbuhan ini menghasilkan getah yang lengket.
Persebaran tumbuhan ini terjadi dibantu burung (ornithokori). Apabila burung memakan buanya lalu mengekskresikan pada dahan pohon yang sesuai, bijinya akan berkecambah dan benalu muda tumbuh.
Benalu (bahasa Inggris: mistletoe) adalah nama umum yang populer untuk tumbuhan parasit dari ordo Santalales yang terdiri dari keluarga Santalaceae, Loranthaceae, dan Misodendraceae. Spesies yang termasuk keluarga Santalaceae dulunya sering digolongkan ke dalam keluarga Viscaceae.
Di kebudayaan Barat, daun mistletoe (benalu) yang tetap berwarna hijau di musim dingin digunakan sebagai hiasan Natal. Orang Eropa menggunakan spesies Viscum album, sedangkan spesies Phoradendron leucarpum digunakan di Amerika Utara. Rangkaian daun mistletoe digantung di depan pintu dan orang yang berdiri di bawah mistletoe boleh mencium orang yang disukainya.
Di Eropa, nama mistletoe dulunya hanya digunakan untuk spesies Viscum album yang tergolong famili Santalaceae dan merupakan satu-satunya spesies mistletoe asal Britania Raya dan daratan Eropa. Mistletoe juga digunakan untuk spesies Phoradendron leucarpum asli Amerika Utara dan tergolong famili Santalaceae. Sebagai contoh evolusi konvergen, beberapa tumbuhan famili Loranthaceae yang memiliki karakteristik yang mirip juga disebut benalu.
Spesies Viscum album memiliki helai daun berhadapan, berbentuk lonjong dengan tepi daun yang mulus, dahan berkayu dan memiliki buah yang berkelompok seperti buah beri berwarna krem. Sedangkan Phoradendron leucarpum walaupun terlihat mirip, memiliki daun yang lebih pendek dan lebar, serta buah yang berkelompok dalam jumlah lebih banyak. Di Australia terdapat 71 spesies yang termasuk famili Loranthaceae dan 14 spesies yang termasuk famili Santalaceae.
Sebagian besar spesies dapat tumbuh di berbagai jenis pohon. Walaupun biasanya cuma menghambat pertumbuhan tanaman inang, benalu yang menjadi terlalu lebat bisa mematikan tanaman inang. Sebagian benalu bersifat setengah parasit, daun tetap berwarna hijau sepanjang tahun, dapat melakukan fotosintesis sendiri, dan hanya bergantung dari tanaman inang untuk zat mineral dari dalam tanah. Genus Arceuthobium yang tergolong famili Santalaceae adalah salah satu contoh benalu yang bersifat parasit total, karena mengandalkan fotosintesis dan mineral dari tanaman inang.
Burung yang memakan buah benalu membantu penyebaran biji benalu. Biji tersebar bersama jatuhan kotoran burung di ranting-ranting pohon. Burung juga memakan daging buah benalu dengan cara menjepit buah dengan paruh sehingga biji terlepas dari daging buah. Setelah makan, burung juga diketahui suka membersihkan paruhnya pada ranting terdekat. Biji benalu berlapis getah lengket yang disebut viscin sehingga mampu menempel erat pada calon tanaman inang.
Dalam bahasa Inggris, asal-usul kata "mistletoe" tidak diketahui dengan jelas, tapi mungkin berasal dari bahasa Jerman "Mist" yang berarti kotoran hewan. Dalam bahasa Inggris kuna, "mistel" merupakan sebutan lain untuk tanaman basil.
Sejak dulu benalu hanya dianggap sebagai hama pembunuh pohon, tapi sekarang benalu diakui berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Berbagai jenis binatang memakan buah, daun, dan tunas benalu sambil menyebarkan biji benalu yang lengket ke mana-mana. Daun benalu yang selalu berdaun hijau sepanjang tahun sering dipakai sebagai sarang bagi berbagai jenis burung. Di Australia terdapat lebih dari 240 spesies burung yang bersarang di kerimbunan daun benalu, atau kira-kira 75 persen dari spesies burung yang ada.
Kegunaan
Benalu populer di kalangan ahli pengobatan tradisional di Eropa. Di Jerman, tanaman ini digunakan untuk mengobati penyakit saluran pernafasan dan kanker[1] [2]. Selain itu, benalu juga sedang diteliti untuk pengobatan tumor. Walaupun penggunaan benalu belum diizinkan di Amerika Serikat, mistletoe sudah diresepkan di Eropa[3] [4].
Benalu disebut-sebut dalam mitologi Norse. Dewa bernama Baldur terbunuh dengan senjata yang dibuat dari benalu. Dalam mitologi Kelt dan ritual kepercayaan Druid, benalu digunakan sebagai penawar racun.
Pada tradisi orang Rumania, benalu (disebut vĂ¢sc dalam bahasa Rumania) dianggap sebagai sumber nasib baik. Di daerah pedalaman, tanaman ini masih digunakan sebagai obat dan dianggap memiliki kekuatan sihir.

MENGAPA MEMAKAI BENALU KOPI?

Di Payudura Saya Muncul Benjolan (Kanker)
03 Juni 2007 Pukul 10:41 (RIAU POS)
Bapak M. Anofi yang saya hormati,Sebelumnya saya ucapkan terimakasih kepada Bapak Anofi yang mengasuh Rubrik Konsultasi Pengobatan Alamiah (Herbal) ini, yang sangat bermanfaat sekali mencari solusi bagi penyakit-penyakit yang diderita oleh banyak orang.
Bapak yang baik, saya seorang ibu dari 3 orang anak dan juga sebagai seorang wanita kair, dan umur saya sekarang ini 36 tahun.Bapak Muhammad Anofi yang baik, semenjak satu tahun yang lalu pada payudara sebelah kanan terdapat benjolan-benjolan sebesar biji kelereng dan kadang-kadang terasa sakit sekali seperti tertusuk jarum dan perih.Pada saat-saat tertentu apabila ditekan, keluar air keputih-putihan dari dari puting susu saya, semenjak beberapa bulan yang lalu saya memeriksakan diri ke dokter, dan hasilnya disebutkan saya positif menderita kanker payudara dan harus dioperasi (diangkat atau dibuang payudara tersebut) disertai dengan kemoterapi dan penyinaran. Saya takut sekali untuk dioperasi, karena tiga tahun yang lalu tante saya pernah mengalami kanker payudara dan dioperasi, tapi beberapa bulan kemudian timbul lagi kanker di bekas operasi tersebut dan lebih ganas, akhirnya beliau meninggal dunia. Tolong saya Pak apakah yang mesti saya lakukan untuk mengobati penyakit yang saya derita ini.Atas perhatian serta petunjuk yang Bapak berikan saya ucapkan ribuan terima kasih, semoga Tuhan YME membalas kebaikan Bapak dengan pahala yang berlipat.Ny. Sri Purnama, 36 tahunDumaiIbu Sri P. yang saya hormati,Saya juga ikut prihatin membaca surat Ibu. Dari penyakit yang Ibu alami banyak sekali faktor pendukung terjadinya gejala-gejala yang yang menjangkiti kaum Hawa ini, yakni kanker payudara. Kebanyakan penderita mendatangi herbalis sudah dalam keadaan kritis (seperi habis dioperasi dan lain-lain). Benjolan pada payudara merupakan suatu kelainan dari payudara yang sangat perlu diwaspadai, secara umum benjolan yang tumbuh di sebut dengan tumor. Seringkali benjolan yang berada di jaringan payudara berkembang menjadi tumor ganas dan melakukan penyebaran ke daerah lainnya termasuk organ lainnya di dalam tubuh. Bagi seseorang yang pernah mengalami kanker/tumor terutama pada payudara, kecendrungan untuk muncul lagi dengan lebih ganas sehabis operasi memang kerap terjadi apabila didalam tubuhnya masih ada sel-sel dari kanker tersebut. Sel kanker ini umumnya berada dalam aliran darah pembuluh getah bening.Seseorang yang mengalami penyakit ini, selain mempengaruhi jaringan-jaringan, organ, sel-sel tubuh lainnya maka lama-kelamaan tubuh penderita mengurus, nafsu makan menurun drastis, badan panas dingin, payudara serasa ditusuk-tusuk atau nyeri, keluarnya cairan lewat puting susu seperti darah dan nanah serta bermacam keluhan lainnya. Keadaan ini mengisyaratkan bahwa penyebaran dari sel kankernya sudah memasuki aliran darah dalam pembuluh getah bening. Kondisi ini, kanker payudara yang diderita Ibu sudah tergolong serius dan perlu penanganan yang serius pula. Seperti terapi-terapi tertentu yang biasanya herbalis terapkan disertai dengan pemakaian ramuan-ramuan herbal lainya. Selain itu dukungan dan perhatian dari lingkungan keluarga sangat diperlukan dalam proses penyembuhan penyakit ini. Ada beberapa tanaman obat yang memiliki efek farmakologis sebagai isoflavanoid, anti paraciditas, antivirus, antipiretik, antibiotic, meningkatkan imunitas seluler, dan melancarkan jalan darah yang bisa digunakan untuk pengobatan dari carcinoma mammae. Pengobatan awal secara herbal yang bisa ibu lakukan adalah sebagai berikut ;- Jahe (Zingiber officinale) = 2 ons- Kunyit (Curcuma domestica) = 2 ons- Lempuyang Pahit (Zingiber americans) = 2 ons- Jeringgo (Acorus calamus) = 1 ons- Meniram (Phyllanthus niruri) = 1 ons- Daun Ceplukan (Physalis minima) = 3 ons- Benalu Kopi (Loranthus parasiticus) = 3 onsSemua bahan tumbuhan obat tersebut dicuci bersih. Kemudian rebus dengan 4 liter air kedalam belanga hingga masak menjadi 2 liter. Minum 3 kali sehari masing-masing 250 cc waktu hangat-hangat kuku. Demikainalah jawaban dari saya, dan semoga ibu bisa memahaminya, dan untuk selanjutnya silakan kunjungi herbalis. Atas perhatiannya saya ucapkan terimakasih.***